#Kolom

Membangunkan tentang mimpi-mimpi Nusantara adalah suatu keniscayaan. Ketika, pandangan dunia terbelah pada dikotomi-dikotomi untuk kebutuhan akademis telah menjadi nyata dalam kehidupan sosial. Membangun tentang mimpi-mimpi Nusantara juga tidak bermaksud ingin meruntuhkan ke-Indonesia-an, melainkan untuk menggali kembali khazanah kekayaan yang terpendam, bahkan terlupakan.

Nusantara adalah surga impian. Setiap bangsa sejak zaman dahulu berdatangan silih berganti dengan berbagai motif dan tujuan. Ada yang berdagang, mendakwahkan agama, bahkan menjual ideologi.

Namun, kekayaan itu tidak pernah disadari sebagai kekayaan. Manusia Nusantara sudah terlanjur merasa kaya, sehingga penjajahan dalam berbagai rupa tidak pernah disadari. Hasil bumi dijarah dan digunakan untuk membangun negeri-negeri nun jauh di seberang lautan, sebagaimana kota New York dan Amsterdam dibangun dari hasil bumi Nusantara. Lebih miris lagi, ketika kesadaran itu tidak muncul. Manusia modern asyik mahsyuk tenggelam dalam kehidupan absurd.

Menjaga gawang budaya melalui upacara dan perayaan tradisi lokal adalah salah satu cara membangkitkan, menjaga, dan memelihara kesadaran tersebut. Memang memerlukan biaya yang besar dalam kalkulasi rasional. Namun, hal itu bisa ditutup dengan upaya-upaya tradisional dengan bergotong-royong. Solidaritas dan simpati manusia yang disentuh oleh sentimen positif telah menggiring kepada kesadaran sesungguh sebagai manusia. Tidak saja sebagai pribadi yang memiliki tanggung jawab vertikal ke hadirat Yang Maha, melainkan juga emosi sosial.

Jika manusia satu masih membutuhkan yang lain dalam sebuah kebersamaan. Berjamaah menundukkan ego yang tak pernah merasa kalah terhadap kenyataan.

Melalui tradisi dan budaya manusia mengenal sejarah (Arab: syajarah yang berarti pohon). Me-nandur becik untuk generasi mendatang adalah laksana menanam pohon untuk hasil yang baik.

Bejaten, Juni 2017.

=======================

M. Sakdillah (author, director, and cultures activities)

Categories: Khazanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *