Sebagai teks, KHM Hasyim Asy’ari adalah sosok yang penuh teladan: tawadu, pekerja keras, dan pengabdi yang ikhlas. Ia giat dan haus menuntut ilmu di berbagai pesantren di Pulau Jawa hingga ke Mekah. Guru-gurunya tidak terbilang, wawasannya tidak monoton, dan luwes kepada santri-santri dan masyarakat di sekitarnya.

Menelisik Sisi Manusiawi Perjuangan Hadratussyekh KHM Hasyim Asy’ari

Bak mataair yang tak pernah kering, sosok KHM Hasyim Asy’ari selalu menjadi inspirasi dan ”teks” yang selalu dibaca dan ditafsir. Karya-karyanya menjadi fundamental bagi pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia, pun kiprah dan pandangan-pandangannya menjadi kerangkaacu landasan berbangsa dan bernegara.

Di tengah riuh rendah problem Islam dan negara yang belum pernah selesai hingga kini, serta politik dengan atas nama agama yang sempat menggoyahkan sendi-sendi persatuan dan kesatuan bangsa, maka perlu kembali kiranya membaca ulang karya penafsir pertama KHM Hasyim Asy’ari, Akarhanaf. Akarhanaf adalah nama pena yang digunakan oleh sang putera, KH Abdul Karim Hasyim, yang telah banyak menorehkan tulisan-tulisannya di berbagai media pada masanya. Pun, termasuk generasi pertama penulis-penulis Pesantren Tebuireng di samping KHM Hasyim Asy’ari sendiri dan KHA Wahid Hasyim. Tradisi yang kemudian menjadi alat tukar gagasan yang menumbuhkan proses dialektika pemikiran demikian hidup di Pesantren Tebuireng.

Sebagai teks, KHM Hasyim Asy’ari adalah sosok yang penuh teladan: tawadu, pekerja keras, dan pengabdi yang ikhlas. Ia giat dan haus menuntut ilmu di berbagai pesantren di Pulau Jawa hingga ke Mekah. Guru-gurunya tidak terbilang, wawasannya tidak monoton, dan luwes kepada santri-santri dan masyarakat di sekitarnya.

Digambarkan oleh Akarhanaf, kebesaran KHM Hasyim Asy’ari hanya dapat ditiru apabila mau menyerap kuat-kuat madu yang ditaruhkan oleh Al-Ghazali di dalam kitabnya, Kimiyatus Sa’adah: mereguk pengetahuan, baik dengan cara belajar maupun dengan cara riyadlah dan istifadlah.

Tanda-tanda kebesaran KHM Hasyim Asy’ari sudah mulai tampak sejak ia berada di dalam kandungan. Ibunya, Puteri Halimah, bermimpi bulan purnama jatuh dari langit dan tepat menimpa perutnya. Tanda-tanda itu terus tampak hingga ia tumbuh dewasa dan menjadi panutan umat. Sebagaimana diungkapkan oleh dukun anak yang merawat kelahirannya; ”Nyai, kami raba sekujur badan bayi ini, dan kami dapatlah mengatakan sekaran, bahwa dia kelak akan menjadi satu-satunya orang besar di zamannya….”

Kepribadian KHM Hasyim Asy’ari yang kuat tidak saja tergambar dari keingintahuannya yang tinggi, melainkan kemandirian yang ditempa sejak muda. Ia belajar berniaga guna mempertahankan hidup.

Menjadi perantau adalah salah satu pra-syarat meraih kesuksesan, karena ditempa akan kesulitan-kesulitan. Dari kesulitan itu, seseorang dapat menjadi besar dan mandiri. Demikian pula, KHM Hasyim Asy’ari terus menuntut ilmu dari satu pesantren ke pesantren lain.

Melihat kebesaran KHM Hasyim Asy’ari tidak bisa hanya dengan karya-karyanya, melainkan pula proses yang panjang. Menjadi besar memerlukan pengorbanan yang besar pula. Sejak isteri pertamanya meninggal dunia, disusul kemudian adik perempuannya, kemudian harta bendanya. Pengorbanan KHM Hasyim Asy’ari yang tak pandang bulu telah menempatkan dirinya sebagai ”Bapak kandungnya sendiri” bagi masyarakat dan tetangganya.

Menempatkan KHM Hasyim Asy’ari sebagai bapak umat Islam Indonesia tidak mengerdilkan arti secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan, jiwa persatuan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, terutama umat Islam, harus dipertahankan demi kelangsungan hajat hidup bersama. Sisi-sisi manusiawi KHM Hasyim Asy’ari yang digambarkan oleh Akarhanaf di dalam buku tersebut akan menyentuh hati: ia orang biasa yang memiliki ketekunan, keteguhan hati, dan ketulusan.

Judul : Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari, Bapak Umat Islam Indonesia

Penulis: Akarhanaf

Penerbit: Pustaka Tebuireng, 2018

Tebal: xxvii+112 halaman; 14 x 21 cm

=============================

Kurator: M. Sakdillah (author, director, and culture activities)

Categories: Resensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *