gayatrimedia.co.id

Puisi-puisi Siuqy Gristy K

Aku tahu, teman laki-lakimu dan yang menyukaimu bukan hanya diriku

aku tahu: tak hanya satu hal yang mesti kau perhatikan

Aku bukan satu-satunya orang yang harus kau prioritaskan

Ada banyak laki-laki di luar sana yang tengah coba mendapatkan perhatian darimu

juga tak hanya satu laki-laki yang ingin bersanding denganmu

Walau begitu, aku tak akan berhenti bersimpuh menyebut namamu

Sebab bila kau memang takdirku

kita pasti akan bersatu

Aku sadar bukan hanya aku yang tengah dirundung harapan

Bukan hanya aku yang menanti waktu indah

dari lamanya penantian yang bisa ku lakukan

hanya mengadu dalam simpuhan di hadapan Tuhan

Di saat pertama kali aku berharap padamu

Awalmya memang menyenangkan

Namun seiringnya berjalannya waktu

Aku mulai bosan dalam semua ini

Aku yamg melihatmu seolah tidak perduli

Dengan apa yang ku perjuangkan selama ini

aku merasa: aku tidak dihargai olehmu

dan terkadang aku suka iri dengan temanku sendiri

mereka tanpa harus capek-capek berharap dan berjuang

namun bisa dekat dan menjadi adanya kita

Sedangkan aku

Harus berjuang keras untuk mendapatkanmu

walaupun harus mengorbankan perasaanku sendiri

Ini memang terasa sakit dan pahit setelah mengetahui orang yang selama ini aku cintai, tidak benar-benar mencintaiku.

Aku tahu ini sangatlah bodoh, mengharapkanmu yang belum tentu sepaham! Mungkin, hanya aku yang terlalu berharap lebih padamu, hanya terbawa perasaan. Aku tahu: dirimu dekat dengan laki-laki lain. Dan, sekarang sadar, terlalu sakit mencintaimu.

Tapi aku ini siapa mu marah pun juga gak berhak apa lagi cemburu padamu……

Trenggalek, 4 April 2019.

Siuqy Gristy K, santri di Pesantren Darussalam Trenggalek.

Categories: Sastra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *