Sunan Kalijaga adalah wali Allah yang benar-benar merakyat dalam hidupnya. Ia senantiasa digambarkan selalu memakai blangkon dan baju takwa ciptaannya. Berbeda dengan walisanga yang lain, yang sering digambarkan selalu memakai jubah. Sehingga ada pendapat yang mengatakan, Sunan Kalijaga adalah satu-satunya wali asli orang Jawa.

Namun demikian, proses spiritual Sunan Kalijaga memang sangat legendaris di tanah Jawa. Sebab, ia memiliki dua guru yang dipercaya telah menduduki posisi wali kutub: Sunan Bonang di timur dan Sunan Gunungjati di Barat. Raden Syahid (Lokajaya atau Lokacaya) dikenal sebagai penunggu tongkat Sunan Bonang ketika menjalani tirakat, dan dikenal sebagai tukang kebun ketika mendapat titah dari Sunan Gunungjati. Cerita hidup Sunan Kalijaga memang banyak diliputi misteri legenda dalam cerita-cerita babad. Namun bukan berarti cerita babad tersebut tidak memberikan informasi sejarah yang valid. Berikut agenda-agenda Sunan Kalijaga yang dapat terekam dari cerita-cerita tersebut:

  1. Sunan Kalijaga dilahirkan dari keluarga ningrat semasa Prabu Kertabhumi memerintah kerajaan Majapahit (1468 – 1478 Masehi)
  2. Dia keturunan sah raja-raja Majapahit dari Wangsa Brawijaya, karena termasuk keluarga dekat Prabu Kertabhumi. Dia adalah salah seorang putera Dewi Sukati, puteri Majapahit, sedangkan ayahnya adalah Prabu Wilatikta, adipati Tuban
  3. Sunan Kalijaga memiliki gelar “Raden” dan adik bernama Dewi Roso Wulan atau Retno Roso Wulan
  4. Memiliki pengalaman masa muda yang penuh kemelut terutama ketika menjadi berandal Lokajaya
  5. Disadarkan oleh Sunan Bonang, kemudian diberi gelar Syekh Malaya yang mendapat tugas bertabligh di tanah Jawa. Dari pantai utara Jawa sampai pantai selatan.
  6. Sunan Kalijaga menggunakan unsur-unsur tradisi dalam berdakwah, mistik dan kebudayaan Jawa. Giat mengembangkan seni dengan dasar ajaran Islam. Serta, melakukan pembaharuan dalam bidang kebudayaan
  7. Sunan Kalijaga wali terkenal dan sangat dimuliakan masyarakat Jawa Tengah, hingga mendapat sebutan Wali Kutub atau dalam bahasa Jawa disebut “leluhuring Wali”
  8. Ia menikah dengan adik kandung Sunan Bonang. Menurut Babad Cirebon, dinikahkan dengan kakak kandung Sunan Gunungjati. Dan, disebutkan pula jika ia menikah dengan puteri Kediri
  9. Sunan Kalijaga dianggap pula sebagai leluhur para Raja Jawa, karena:
  10. Sebagai cucu raja Majapahit
  11. Kemenakan Raden Patah, Sultan Demak
  12. Mewariskan pusaka kraton para raja Jawa
  13. Sampai akhir hayat menjadi Penasehat Agung raja Jawa 
  14. Dikaruniai usia panjang sejak Kesultanan Demak, Kesultanan Pajang, dan masa awal Kesultanan Mataram
  15. Wafat dan dikebumikan di Kadilangu

Sumber :Trah Kadilangu, Riwayat Hidup Sunan Kalijaga (diperbanyak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Demak, 1974).

Categories: Pesantren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *